Pengertian Khurafat Dan Takhayul

Pengertian Khurafat dan Takhayul -Assalamu'alaikum warohmatullohir wabarokatuh. Sahabat blog bocahsoenyi, alhamdulillah kita bisa bertemu lagi dikesempatan yang indah ini, mudah-mudahan kita senantiasa mendapatkan nikmat, karunia, serta lindungan-Nya. amiieeen.. Disini saya bukan bermaksud untuk sok menggurui, sok ngustad, sok ceramah, sok pinter, atau apapun itu. Disini saya cuma sekedar membagikan apa yang saya ketahui dan telah saya dapatkan dari bangku perkuliahan, khususnya bidang agama islam, selain itu sekaligus sebagai catatan pribadi saya jika suatu saat saya membutuhkan materi khuraat dan takhayul ini, karena tidak mustahil jika beberapa tahun kemudian ternyata saya sudah lupa dengan pengertian khurafat dan pengertian takhayul

Nah seperti yang telah saya singgung diatas bahwa pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pengertian khurafat dan takhayul. Apa yang dimaksud dengan Khurafat? Apa yang dimaksud dengan Takhayul? Mungkin ada rekan-rekan yang belum faham dan belum tahu dengan makna khurafat dan takhayul. Saya sendiri sebetulnya juga belum faham-faham amat sih, hanya sekedar tahu saja. Tapi bukankah berbagi ilmu itu hukumnya wajib? Seperti kata Rasululloh Muhammad SAW, "Sampaikanlah walau hanya satu ayat"
khurafat dan takhayul
Gambar ilustrasi


Pengertian khurafat dan takhayul

1. Pengertian Khurafat


Khurafat adalah berita atau cerita khayalan yang isinya mengandung kedustaan dan dilebih-lebihkan agar terlihat mempesona yang dicampur adukkan dengan adat istiadat yang bertentangan dengan ajaran akidah islam dan bertujuan untuk membengkokkan akidah umat islam. Khurafat merupakan bid'ah dibidang akidah. Istilah khurafat sendiri diambil dari sebuah nama seorang dari Bani udzrah atau Bani jubainah. 

Diceritakan oleh Ibnu Kalbi bahwa dahulu seseorang bernama "Khurafat" pernah diculik oleh jin selama beberapa waktu lamanya, kemudian dikembalikan lagi ke kampungnya. Kemudian khurafat bercerita kepada orang-orang tentang kejadian yang ia lihat dan ia alami. Tapi orang-orang tidak percaya dengan cerita tersebut, sehingga mereka menganggap bahwa khurafat berdusta. Sejak saat itu muncullah istilah dikalangan masyarakat dengan istilah "berita khurafat"

Contoh khurafat:

Ada banyak sekali contoh khurafat yang dapat kita temui di kehidupan sehari-hari. Contoh khurafat tersebut bahkan tanpa didasari terkadang terjadi pada diri kita sendiri. Adapun contoh khurafat antara lain seperti berikut:
  1. Mempercayai bahwa kuburan orang yang sholeh (kyai) dapat membawa berkah
  2. Meyakini bahwa benda-benda pusaka seperti batu, keris, tongkat, dan lain sebagainya memiliki kekuatan ghaib yang dapat menolong atau diandalkan
  3. Mempercayai atau memuja tempat-tempat tertentu seperti pohon, sumur, gunung, atau tempat-tempat angker atau wingit yang ditunggu oleh jin dan setan.
  4. Dan lain sebagainya

2. Pengertian takhayul


Tahayul adalah sebuah kepercayaan yang muncul dari cerita khayalan yang tidak nyata yang menganggap sesuatu memiliki kekuatan ghaib. Kata takhayul berasal dari kata "tahayalat" yang berarti khayalan. Kebenaran dari tahayul sangat diragukan, terlebih lagi jika dikaitkan dengan akidah agama islam. Jadi sebagai seorang muslim, kita tidak diperbolehkan mempercayai tahayul, apalagi sampai melakukan hal-hal yang berkaitan dengan tahayul.

Contoh takhayul:

Banyak sekali contoh dari tahayul yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Takhayul tersebut biasanya berasal dari cerita orang-orang terdahulu yang jika dirunut sumber dan asal usulnya tidak dapat diketahui keberadaannya, semua hanya sebatas"katanya" saja. Contoh sederhana dari kepercayaan terhadap tahayul adalah dengan mempercayai perihal angka 13.

Sebagian orang menganggap bahwa angka 13 merupakan angka sial, angka buruk, angka keramat, atau apapun itu. Mereka selalu mengait-ngaitkan segala peristiwa/ kejadian buruk misalnya bencana, kecelakaan, kematian, atau yang lainnya dengan angka 13 tersebut. Padahal semua hanya terjadi secara kebetulan saja, misalnya sebuah bencana alam yang terjadi pada tanggal 13, kemudian menganggap bahwa angka 13 merupakan angka sial.

Saking percayanya dengan tahayul angka 13, sebagian gedung-gedung tinggi di kota-kota besar terkadang tidak menggunakan angka tersebut, sama halnya dengan angka 4 yang jarang kita jumpai ada gedung dengan lantai 4. Biasanya akan diganti dengan lantai 3A atau 3B. Entah bagaimana asalnya, ternyata orang-orang berpendidikan yang hidup dijaman modern seperti sekarang ini masih banyak yang percaya dengan takhayul.

Padahal takhayul biasa terjadi di masyarakat yang masih minim pendidikan/ pendidikan rendah, dan juga masyarakat pedalaman. Sebab mereka belum mampu melogika dengan akal fikiran, belum kritis terhadap sebuah kejadian, apa hubungan dan bagaimana asalnya kok angka-angka tertentu bisa mengakibatkan kesialan. Biasanya mereka hanya percaya dan takut terhadap tradisi dan adat istiadat yang dibawa dan diceritakan oleh orang-orang terdahulu/ nenek moyangnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian khurafat dan takhayul dan dapat saya tuliskan, meskipun ulasan ini hanya sedikit dan singkat, mudah-mudahan dapat menambah wawasan kita semua. Berhubung penulis hanya manusia biasa yang banyak kesalahan dan kekhilafan, mohon pembaca dapat memaafkan jika terdapat kesalahan baik dalam hal penulisan ataupun isi dari ulasan ini. Sekian dan terima kasih. Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatu.

Subscribe to receive free email updates: