Puisi Absurd-Botol Minuman

Oleh: Giri Soeprijanto

Tubuh mungilmu
selalu dirindukan
mereka yang haus dan rakus
mereka, si pejabat
hingga asongan
mereka si tua bangka
hingga bocah ingusan


Akupun turut menikmati
kuraba dan kubelai lembut
lalu kucium bibirmu
menghisap seluruh kenikmatan dalam tubuhmu
tanpa sesal kau kami buang
terhempas dijalanan
tong sampah
sungai-sungai
bahkan jamban

Hingga dia,
yang masih setia mencinta
mengagumi kekuranganmu
memungut dan merawatmu sepenuh hati

tapi kami, aku dan mereka yang haus dan rakus
akan merampas kembali tubuhmu
meraba
mengelus
mencium
menghisap
lalu kau terhempas lagi

Begitu seterusnya
seharusnya......

Bekasi, Agustus 2010
Tag : Puisi, Sastra
Back To Top