Sukses Dengan Satu Istri-Arswendo Atmowiloto

Sukses Dengan Satu Istri ( SUDESI) adalah sebuah buku karangan Pujangga dan Budayawan terkenal Arswendo Atmowiloto yang diterbitkan oleh salah satu penerbit terkemuka PT. Gramedia Pustaka Utama, tahun 2010. Kesan pertama ketika saya membaca judul buku ini adalah sedikit lucu dan menggelitik. Saya mengira ini adalah tips dari Arswendo tentang bagaimana cara menjalin hubungan suami-istri agar menjadi sukses (sakinah, mawaddah, rahmah). Namun setelah saya membaca seluruh isi dari buku ini, ternyata sangat jauh berbeda dari yang saya bayangkan.
arswendo-atmowiloto

Saat itu untuk mengisi kejenuhan saya sebagai seorang pengangguran, saya iseng-iseng jalan ke Toko buku Gramedia di Mall Metropolitan Bekasi. Seperti biasa yang pertama saya lirik adalah rak buku tentang sastra, puisi, dan novel karangan pujangga lokal. Karena jujur saya lebih mudah memahami dan menikmati buku-buku berbahasa indonesia, karena saya memang tidak menguasai bahasa inggris. hehee..
Setelah saya menemukan buku yang saya cari Antologi Puisi WS. Rendra Stanza dan Blues, saya memutuskan untuk membeli buku tersebut. Tanpa sengaja ketika saya hendak membayar ke kasir, mata saya melihat sebuah buku berwarna putih bertuliskan SUDESI. Saya berhenti sejenak lalu mengambil buku setebal 447 halaman tersebut. Setelah melihat-lihat dan membaca sinopsisnya, ternyata saya tertarik juga untuk membeli buku tersebut. Sambil melihat isi dompet yang tinggal 2 lembaran berwarna merah, saya berfikir sejenak. Beli gak ya..? Beli... Gak... Beli.. Gak... Beli...

Singkat cerita antologi puisi Stanza dan Blues saya sisihkan sebentar dulu, karena saya sudah sangat tidak sabar untuk membaca secara lengkap si SUDESI ini..

Sinopsis novel Sukses dengan Satu Istri karya Arswendo Atmowiloto 


** Kehidupan perkawinan bukan hanya indah, bukan hanya agung, tetapi mulia. Keindahan bisa berubah karena gairah bisa berkurang, bisa bertambah. Keagungan bisa sementara teraling mendung. Namun kemuliaannya tetap sama, selamanya. Sebab kemuliaan itu adalah ketika kita menunjukkan layak dicintai dan mencintai. Itulah kemuliaan dalam kemuliaan Tuhan.

Kira-kira begitulah gagasan yang dicetuskan Jati sukmono, sudesi-sukses dengan satu istri

Tetapi apakah Jati Sukmono yang menggelorakan dan merumuskan hubungan istri-suami masih bisa konsekuen, kalau percobaan itu terjadi pada dirinya? Kalau istrinya ternyata ternyata menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya semasa sekolah dulu, dan ternyata Agus--yang selama ini dianggapnya anak kandungnya--adalah buah penyelewengan itu? Apakah Jati Sukmono masih bisa bercerita tentang bagaimana memaafkan? Apa topangan sikapnya?

Dalam Sudesi ditulis rahasia yang menetes dari pengalamannya sebagai suami selama 20 tahun lebih, serta kenapa perkawinan merupakan jawaban cinta, dan bukan pertanyaan.
-Arswendo Atmowiloto

Itulah sinopsis dari novel SUDESI karya Arswendo Atmowiloto yang membuat saya sedikit pusing untuk mencerna dari setiap ungkapan, kalimat, dan untaian kata-kata yang beliau susun. Karena menurut saya susunan kata yang digunakan dalam buku ini cukup berkelas dan membutuhkan sedikit waktu untuk memahaminya, khususnya bagi saya yang awam tentang dunia sastra. Selain itu alur cerita dari buku ini juga tidak monoton dan tidak mudah ditebak. Yang paling menarik menurut saya adalah klimak dan ending dari buku ini, sehinggatidak membuat saya menyesal membeli buku ini.
Penasaran kan? Makanya baca dong.. hehehe.. 
Untuk yang sudah membaca buku ini, silahkan share kesan, dan pesan anda setelah membaca cerita buku tersebut di kolom komentar dibawah ini..

Demikian sedikit cerita dan review saya tentang buku Sukses Sukses Dengan Satu Istri (SUDESI) karangan Arswendo Atmowiloto.

arswendo-atmowiloto
Nah, kalau yang ini adalah foto saya dengan mas Arswendo atmowiloto disebuah acara di Hotel Taman mini, kebetulan Mas Arswendo juga ikut hadir dalam acara tersebut. Jelas moment ini tidak saya sia-siakan untuk selfi bareng Budayawan terkenal yang sering nongol di layar TV. hehee..

Back To Top