Ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah DBD

Ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah DBD


Penyakit demam berdarah atau sering dengan disingkat dengan DBD adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh akibat gigitan nyamuk demam berdarah (Nyamuk Aedes Aegipty) yang berjenis kelamin betina, ingat hanya yang berjenis kelamin betina saja.  

Nyamuk aedes aegipty tersebut memiliki beberapa ciri khusus, yaitu biasanya memiliki kaki yang berwarna belang-belang hitam dan putih. Jadi ketika anda melihat nyamuk dengan ciri-ciri tersebut, maka anda harus waspada dan segera memberantasnya.

Sebelum membahas tentang ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah (DBD) disini saya akan sedikit memberikan tips pencegahan terhadap penyakit demam berdarah, yaitu salah satunya dengan cara memberantas bibit nyamuk demam berdarah (jentik-jentik nyamuk) tersebut.

Ada beberapa cara untuk memberantas bibit nyamuk demam berdarah (jentik-jentik nyamuk) agar tidak dapat berkembang biak yaitu dengan cara 4 M plus. Berikut akan saya uraikan satu persatu maksud  4M plus tersebut.
ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah dbd

Cara mencegah penyakit demam berdarah dengan 4 M Plus


1. Menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung, penampung air kulkas dan dimanapun tempat yang sekiranya dapat digunakan untuk nyamuk aedes aegipy bertelur. Karena nyamuk aedes aegipty tersebut bertelur di air yang jernih dan tidak mengalir.

2. Menutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk Aedes aegipty tidak dapat masuk dan bertelur didalam tempat-tempat penampungan air tersebut.

3. Mengubur atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti ban bekas, kaleng bekas, pecahan botol, tempurung kelapa, ember bekas, dan yang lainnya. agar tidak menjadi sarang dan tempat bertelur nyamuk Aedes aegipty.

4. Memantau semua wadah air yang dapat menjadi tempat nyamuk Aedes aegipty berkembang biak

PLUS

1. Jangan menggantung baju
Usahakan untuk tidak menggantung baju sembarangan, karena dapat digunakan sebagai sarang nyamuk. Jika pakaian sudah kotor lebih baik segera dicuci, dan ketika sudah kering segera diseterika kemudian dilipat dan disimpan didalam lemari pakaian.

2. Memelihara ikan
Disarankan untuk memelihara ikan didalam bak penampungan air, Karena ikan merupakan salah satu binatang yang memakan jentik-jentik nyamuk.


3. Hindari gigitan nyamuk
Hindarkan diri anda dari gigitan nyamuk, yaitu dengan cara mengoleskan lotion anti nyamuk sebelum tidur atau beraktifitas di tempat-tempat sarang nyamuk, misalnya berkebun, bertani, beternak, dan lain sebagainya.


4. Membubuhkan abate
Taburkan bubuk abate ke tempat-tempat penampungan air, bak mandi, dan lain sebagainya.

5. Menyemprot bukan cara terbaik untuk membasmi nyamuk demam berdarah.

Itulah tips cara mencegah nyamuk demam berdarah. Sekarang kita kembali ke pembahasan awal, yaitu bagaimana cara mengenali ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah (DBD)
mencegah gejala penyakit demam berdarah

Ciri-ciri gejala umum yang sering terjadi pada penderita sakit demam berdarah.

Ciri-ciri Gejala demam berdarah pada awalnya hampir sama seperti demam biasa, atau lebih mirip dengan penderita saakit typus, namun tetap ada beberapa perbedaannya antara lain seperti gejala berikut:

1. Demam tinggi yaitu suhu badan mencapai 38-40 derajat celcius atau lebih yang terjadi secara tiba-tiba dalam rentang waktu selama 2-7 hari. Sering juga disebut dengan demam pelana kuda, yaitu panas akan turun pada hari ke-3 atau ke-4, kemudian panas akan naik lagi pada hari berikutnya.

2. Terlihat bintik-bintik merah pada kulit, dan ketika kulit ditekan bintik-bintik merah itu tidak hilang, masih tetap tampak/ kelihatan.

3. Mimisan, muntah, darah, berak darah. Salah satu gejala tersebut mungkin terjadi pada penderita demam berdarah yang sudah mengalami masa kritis. Jika penderita sudah mengalami gejala ini, harus segera dibawa ke Rumah sakit karena memerlukan perlakuan yang khusus oleh medis.

4. Terkadang terasa nyeri di ulu hati, karena terjadi pendarahan pada lambung.

5. Nyeri yang dirasakan dibelakang mata.

6. Pada test Laboratorium ditemukan beberapa hal seperti berikut:

a. Uji tornquet bernilai positif
b. Kadar trombosit dibawah 150.000/ul. Trombosit pada manusia normal adalah 150.000/ul - 300.000/ul.
c. Peningkatan atau penurunan hemotokrit sebanyak 20% atau lebih, tergantung jenis kelamin.

Perlu digaris bawahi bahwa fase kritis pada penderita demam berdarah adalah terjadi pada hari ke 3 hingga ke 7. Yaitu pada saat suhu demam turun. Itu bukan berarti penderita sembuh, justru hal tersebut adalah memasuki fase kritis, pada saat itu harus benar-benar digunakan untuk beristirahat dan mendapatkan perlakuan khusus misalnya dengan membawa penderita ke rumah sakit.

Untuk membantu menaikkan kadar trombosit penderita harus minum air putih yang banyak, minum jus buah jambu yang sudah terkenal dapat menaikkan trombosit, minum air kelapa hijau, minum angkak, dan minum sari kurma. Dengan demikian mudah-mudah trombosit kembali normal dan penderita segera lekas sembuh.

Itulah sedikit penjelasan tentang cara mengenali penyakit demam berdarah, ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah (DBD), dan cara mencegah penyakit demam berdarah. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati  Semoga bermanfaat..

Back To Top