Pengertian aqiqah dan hukum aqiqah menurut para ulama

Pengertian aqiqah dan pendapat para ulama tentang hukum aqiqah

Pengertian Aqiqah adalah secara bahasa adalah berarti memotong atau memutus. Sedangkan menurut hukum syar'i pengertian aqiqah adalah memotong atau menyembelih kambing untuk anak yang baru dilahirkan pada hari ketujuh dari hari kelahirannya.

" Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih (aqiqahnya) bagi dia pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dinamai dia dan dicukur rambutnya "
(HR. Imam Ahmad: 5/8, 12 dan An-Nasa’i: 7/166, dan dishahihkan lebih dari satu orang)

pengertian-aqiqah

Hukum aqiqah menurut para ulama memberikan pandangan yang berbeda-beda. Beberapa ulama menganggap bahwa aqiqah hukumnya adalah Sunnah Mu'akkadah. Adapula sebagian ulama yang berpendapat bahwa hukum aqiqah adalah wajib bagi mereka yang mempuyi kelapangan.

Aqiqah merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT setelah kita dikaruniai seorang anak dan sebagai wasilah kepada Allah Subhanahu wata’ala untuk menjaga dan melindungi bayi yang dilahirkan tersebut agar kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Waktu pelaksanaan aqiqah

1. Aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh setelah hari kelahiran bayi, namun jika tidak mampu maka boleh dilaksanakan pada hari ke-14 atau hari ke -21.

2. Sebagian ulama juga berpendapat bahwa aqiqah boleh dilaksanakan pada saat setelah dewasa (mengaqiqahi diri sendiri) atau setelah ia mampu. aqiqah tidak dibatasi dengan jumlah hari tertentu, meskipun mereka masih tetap berpendapat dengan sunnahnya dihari ke tujuh.

Hewan yang disembelih untuk aqiqah adalah kambing atau domba. Sesuai dengan hadits bahwa jumlah kambing yang harus disembelih untuk anak laki-laki adalah dua ekor kambing. Sedangkan untuk anak perempuan cukup dengan menyembelih satu ekor kambing.

Persyaratan hewan kambing yang akan disembelih untuk aqiqah adalah sehat dan tidak memiliki cacat. Pada dasarnya hampir sama dengan hewan kambing yang akan disembelih untuk hewan qurban.

Hal yang dilakukan pada saat pelaksanaan aqiqah

1. Mencukur rambut dan memberi nama bayi
2. Jumlah hewan yang disembelih untuk aqiqah adalah 2 ekor kambing untuk anak laki-laki, dan 1 ekor kambing untuk anak perempuan.
3. Aqiqah dibebankan kepada kedua orang tua anak, tapi boleh juga dilakukan oleh keluarga lainnya. misalnya kakek atau nenek.
4. Daging hewan yang disembelih untuk aqiqah sebaiknya dimasak kemudian disedekahkan kepada orang lain.

Do'a untuk bayi yang baru dilahirkan:  
"Innii u’iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaythaanin wa haammatin wamin kulli ‘aynin laammatina"

Do'a menyembelih hewan aqiqah:
"Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin"

Itulah sedikit pembahasan tentang pengertian aqiqah, hukum aqiqah menurut para ulama, tata caqa aqiqah, rukun aqiqah, dan waktu pelaksanaan aqiqah. Semoga bermanfaat..

Back To Top