Puisi Anak Belajar Dari Kehidupan-Dorothy Law Nolte















Puisi Anak Belajar Dari Kehidupan

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia akan belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia akan belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia akan belajar rendah diri

Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia akan belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia akan belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia akan belajar percaya diri

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia akan belajar menghargai

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia akan belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia akan belajar menaruh kepercayaan

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia akan belajar menghargai diri sendiri
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

Dorothy Law Nolte



Membaca penggalan puisi karya Dorothy Law Nolte diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa seorang anak adalah ibarat kertas kosong. Seperti apa kelak anak kita ketika dewasa, semua tergantung tulisan apa yang kita goreskan diatas kertas putih tersebut.

Anak adalah Anugerah Sang Kuasa
Dan semua anak adalah putih, 
Adalah bersih tanpa cela. 
Tidak peduli dari rahim mana mereka dilahirkan 
Semuanya adalah suci tanpa dosa 
 Lalu kemudian mereka tumbuh dewasa dengan proses yang berbeda-beda.

Mereka belajar dari melihat apa yang mereka lihat, 
Mereka belajar dari mendengar dari apa yang mereka dengar
Mereka belajar merasakan dari apa yang mereka rasakan

Anak adalah investasi masa depan
Investasi didunia dan akhirat
Rawatlah dengan cinta agar mereka mengerti tentang cinta
Pandanglah dengan kelembutan agar mereka memahami kasih sayang

Anak adalah kita
Dan kita adalah anak

bocahsoenyi.com



Link terkait:
Tag : Puisi, Sastra
Back To Top