Budidaya Tanaman Pohon Buah Ciplukan

Budidaya Tanaman Buah Ciplukan

Dalam beberapa hari ini saya sedikit tertarik untuk menulis dan membahas tentang buah ciplukan yang menurut beberapa ahli kesehatan dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi kesehatan manusia. Maka kemaren saya memutuskan untuk menulis posting tentang khasiat dan manfaat buah ciplukan bagi kesehatan, yang dalam beberapa saat saja sudah mempu menarik banyak sekali pengunjung internet baik itu melalui keyword maupun melalui share media sosial.
budidaya-tanaman-buah-ciplukan
Nah khusus untuk sahabat soenyi yang ingin mencoba untuk membudidayakan tanaman buah ciplukan, pada posting kali ini saya akan memberikan sedikit tips dan tutorial cara budidaya tanaman buah ciplukan yang baik dan benar. Karena budidaya buah ciplukan kini telah mulai ramai menjadi bahan perbincangan para petani yang ingin mencoba untuk membudidayakan tanaman ciplukan tersebut. Daripada penasaran langsung saja simak pembahasan tentang budidaya buah ciplukan berikut ini.

Cara budidaya tanaman buah ciplukan yang benar

Sesuai dengan informasi yang saya dapatkan dari beberapa artikel dan informasi dari internet, cara membudidayakan pohon ciplukan melingkupi beberapa kriteria yang perlu sahabat soenyi ketahui, kriteria tersebut diantanya adalah sebagai berikut:
  • Tanaman ciplukan sangat cocok dan tumbuh pada tanah yang subur, gembur, memiliki PH netral, dan tidak tergenang oleh air.
  • Tanaman ciplukan juga mambu tumbuh dan bertahan dihidup pada tanah yang kurus, agak padat, dan tidak terawat. Biasanya tanaman ciplukan ini tumbuh berdampingan bersama dengan tumbuhan liar lainnya.
  • Tanaman ciplukan mampu tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi mencapai 1500 meter diatas permukaan laut.
  • Tanaman ciplukan kesuburannya sangat dipengaruhi oleh kondisi lapisan tanah bagian atas.
Tahapan dalam budidaya tanaman buah ciplukan
  1. Penyiapan bibit buah ciplukan
    Penyiapan bibit atau benih pohon ciplukan ini diperoleh dari biji buah ciplukan yang berkualitas baik, sudah matang, dan sudah berumur 2,5 bulan. Ciri buah ciplukan yang sudah matang antara lain adalah bentuknya lebih besar dari buah ciplukan yang belum matang, kulitnya sudah sedikit mengering, berwarna kuning, rasanya manis, dan bila buah tersebut dipijat akan mengeluarkan buah yang bertekstur lunak beserta dengan biji buah ciplukan tersebut. Nah biji buah ciplukan yang sudah matang inilah yang nantinya akan disemai dan dijadikan sebagai benih tanaman buah ciplukan.

  2. Penyemaian benih tanaman buah ciplukan
    Penyemaian benih tanaman ciplukan ini bertujuan untuk proses pembentukan kecambah yang nantinya akan tumbuh menjadi pohon ciplukan. Kecambah buah ciplukan yang sudah tumbuh daun nantinya akan dipindahkan kedalam media tanah yang lebih luas. Tanah yang digunakan untuk proses penyemaian ini haruslah tanah yang subur dan memiliki kandungan nutrisi yang baik agar menghasilkan kecambah yang baik dan nantinya tanaman ciplukan juga akan menjadi baik pula. Cara penyemaian benih tanaman buah ciplukan ini cukup mudah, jika dibandingkan dengan menabur benih buah ciplukan di tanah secara langsung.
  1. Proses Penanaman buah ciplukan
    Setelah proses penyemaian, buah ciplukan yang sudah mulai tumbuh dan berdaun kemudian dicabut secara hati-hati dan dipindahkan/ ditanam kembali ke area tanah yang lebih luas yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tentunya tanah tersebut juga harus tanah yang subur, gembur dan telah diberi pupuk.
  1. Proses perawatan tanaman buah ciplukan
    Perawatan pada tanaman buah ciplukan ini sebenarnya hampir sama dengan perawatan tanaman pada umumnya. Harus diberi pupuk yang cukup dan harus mendapatkan asupan air yang cukup. Namun penyiraman tanaman buah ciplukan yang berlebihan justru berdampak kurang baik, karena tanaman ciplukan ini sendiri hampir sama dengan tanaman palawija yang tidak membutuhkan air yang berlebihan atau tidak tumbuh baik dalam kondisi tanah yang berair. Sedangkan untuk proses pemupukan, tanaman ciplukan ini hampir sama dengan proses pemupukan pada tanaman buah tomat.
  1. Proses pemupukan tanaman buah ciplukan
    Seperti yang telah saya singgung diatas, bahwa pemupukan pohon ciplukan ini hampir sama dengan prosese pemupukan pohon buah tomat, dimana dibutuhkan pupuk jenis fosfat, nitrogen, dan kalium. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan uraian pemupukan tanaman pohon ciplukan dibawah ini:
  • Pemupukan dilakukan dengan cara memasukkan pupuk jenis fosfat dan kalium kedalam lubang-lubang tempat menanam pohon ciplukan.
  • Pemupukan susulan tahap 1 diberikan 14 hari setelah penanaman pohon ciplukan. Pupuk yang diberikan adalah jenis pupuk Nitrogen yang ditaburkan pada alur yang telah dibuat mengelilingi pohon ciplukan dengan jarak sekitar 10 cm dari pohon ciplukan.
  • Pemupukan susulan tahap ke 2 diberikan setelah 35 hari dari proses penanaman. Pupuk ditaburkan pada alur yang sudah dibuat dan sudah ditaburi pupuk pada tahap pemupukan 1.
  • Khusus untuk proses pemupukan pada sistem penanaman pohon ciplukan yang ditanam dengan sistem tumpang sari, maka pemberian pupuk disesuaikan dengan dosis tanaman utama.
  1. Proses panen tanaman buah ciplukan
    Proses pemanenan buah ciplukan dapat dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. Artinya jika buah ciplukan sudah matang dan sudah dipanen, maka dalam waktu 2-3 minggu yang akan datang buah ciplukan sudah dapat dipanen kembali. Jika budidaya tanaman pohon dan buah ciplukan ini berhasil maka dapat menghasilkan buah yang matang secara bersamaan ketika panen. Untuk 1 batang phon ciplukan mampu menghasilkan sekitar 300 buah untuk dipanen.
Itulah sedikit rangkuman tentang cara budidaya tanaman buah ciplukan yang dapat kita kembangkan dan budidayakan secara serius untuk mendapatkan penghasilan yang cukup layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena untuk tanaman buah ciplukan ini, tidak hanya buahnya saja yang dapat dimanfaatkan, melainkan semua bagian dari tanaman ciplukan seperti batang, pohon, daun, dan akar ciplukan dapat dimanfaatkan untuk kesehatan keluarga.


Back To Top