Memasak umbi suweg menjadi gulai umbi suweg

Umbi suweg sekarang ini banyak dicari, khususnya masyarakat jawa tengah dan jawa timur, untuk diolah dan dimasak menjadi berbagai macam masakan seperti gulai umbi suweg dan berkedel suweg. Umbi suweg berukuran lebih besar jika dibandingkan dengan tanaman jenis umbi lainnya seperti ubi atau ketela. Suweg biasa menjadi bahan baku dari beberapa jenis kue atau makanan tradisional lainnya.
gulai-umbi-suweg
Umbi suweg merupakan sebutan dari jenis tanaman Amorphophallus, dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai dan iles-iles. Biasanya suweg akan tumbuh subur dan mengeluarkan tangkai daun dimusim penghujan. Dan bila musim kemarau biasanya tangkai daun akan mengering dan mati, tetapi umbi didalam tanahnya tetap ada dan akan tumbuh kembali dimusim hujan. 

Suweg merupakan jenis umbi tunggal yang memiliki ukuran yang cukup besar, dengan berat 1kg sampai 5kg per umbinya. Semakin tuu usia umbi suweg, maka umbi yang dihasilkan akan semakin besar pula. Umbi suweg berbentuk bulat, dengan bagian atas umbi yang berbentuk cekung.

Menurut informasi yang saya kutip dari acara Jejak Si Gundul Trans7, masyarakat didaerah Blitar, Jawa timur dapat memanfaatkan umbi suweg menjadi berbagai macam jenis masakan, salah satunya adalah gulai umbi suweg yang memiliki citarasa yang tinggi.


umbi-suweg

Sebelum dimasak, umbi yang baru diambil dari kebun harus dikupas terlebih dahulu, karena tekstur umbi suweg yang renyah dan keras, maka akan sangat mudah ketika dikupas. Setelah dikupas, umbi dipotong menjadi beberapa bagian, agar lebih mudah dalam pengolahannya. Kemudian umbi suweg dicuci bersih untuk membuang sisa kotoran dan lendir.

Kemudian umbi suweg yang sudah dicuci bersih dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, yang nantinya potongan umbi suweg kecil tersebut akan digoreng, dan kemudian akan dimasak dengan bumbu dan kuah gulai yang gurih dan sedap.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa umbi suweg mengandung karbohidrat tinggi yang sangat mengenyangkan. Selain itu umbi suweg juga bersifat anti inflamasi dan anti racun, sehingga dapat mencegah pendarahan dan pengobatan luka. Selain itu suweg juga kaya akan kalsium, fosfor, serta vitamin C yang baik dikonsumsi bagi kesehatan.

Hasil potongan umbi suweg yang berukuran sekitar 2 cm tersebut kemudian digoreng, proses penggorengan ini akan membuat umbi suweg bagian luar menjadi kering, sehingga tidak mudah hancur ketika dimasak dengan kuah gulai. Proses penggorengan umbi suweg ini cukup sebentar saja, ketika umbi sudah berwarna keemasan, itu tandanya umbi sudah siap untuk diangkat.

Bumbu untuk memasak gulai umbi suweg

memasak-umbi-suweg
Bumbu gulai suweg pada dasarnya hampir sama dengan bumbu yang digunakan untuk memasak gulai pada umumnya. Bawang merah dan bawang putih ditumbuk halus, merica, kemiri, ketumbar, serta cabai juga ikut dihaluskan bersama dengan bahan bumbu lainnya.

Semua rempah-rempah ini akan memberikan paduan rasa gulai yang istimewa. Sementara jahe, lengkuas, dan serai, agar aromanya keluar, cukup dimemarkan sebentar dan tetap dibiarkan utuh. Sedangkan daun jeruk, daun salam, dan tomat diiris untuk menjadi bahan pelengkap masakan gulai.

Semua bumbu yang telah dihaluskan kemudian ditumis sebentar hingga harum. Dengan minyak yang tidak terlalu banyak, bumbu uleg dimasak hingga warnanya berubah. Setelah semua bumbu tumis untuk gulai matang, kemudian diangkat.

Sebagai kuah, santan kelapa akan menjadi pelengkap gulai umbi suweg tersebut. Santan dari hasil perasan kelapa parut yang sudah dipersiapkan, kemudian dicampurkan dengan tumisan bumbu sampai merata. Santan yang telah bercapur dengan bumbu tumis inilah yang nantinya akan menjadi kuah gulai umbi suweg. Kemudian campuran kuah gulai umbi suweg dimasak hingga mendidih, setelah itu barulah umbi suweg goreng dicampurkan kedalam kuah gulai dan siap untuk dinikmati.

Itulah cara memasak umbi suweg menjadi gulai umbi suweg istimewa yang lezat dan bergizi. Semoga bermanfaat.
Back To Top