Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Pendidikan anak usia dini sangatlah penting bagi seorang anak, karena ini merupakan pondasi bagi pembentukan karakter dan pola pikir sang anak dikemudian hari atau ketika dewasa nanti. Diharapkan dengan adanya pendidikan anak pada usia dini ini akan berdampak positif bagi perkembangan anak sehingga mampu meraih kesuksesan ketika dewasa nanti.
pendidikan-anak-usia-dini-paud
Gambar: okezone.com
Pendidikan anak usia dini atau sering disingkat dengan PAUD merupakan pendidikan yang diberikan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun, atau istilah lainnya adalah pendidikan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar.

Pendidikan anak usia dini ini dilakukan dengan cara memberikan rangsangan pendidikan kepada sang anak untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan baik secara jasmani maupun rohani, agar sang anak menjadi lebih siap ketika memasuki pendidikan lebih lanjut yang diselenggarakan pada jalur formal, non formal, dan informal.

Pendidikan ini secara keseluruhan menitik beratkan pada 5 pertumbuhan dasar yang meliputi:
1. Perkembangan moral dan agama
2. Perkembangan fisik (Koordinasi saraf motorik halus dan kasar)
3. Kecerdasan yang meliputi daya fikir dan daya cipta
4. Sosio emosional ( sikap dan emosi)
5. bahasa dan komunikasi.

Dari 5 hal diatas maka kita sebagai orang tua atau orang dewasa menjadi lebih tahu betapa pentingnya pendidikan anak usia dini untuk diterapkan pada anak-anak kita dan keluarga kita. Dan karena kebetulan kakak perempuan saya adalah seorang guru PAUD didesa tempat kelahiran saya, yaitu PAUD "Ceria" Lingkungan Ngembes, Kelurahan Punduhsari, Kecamatan Wonogiri, Jawa tengah. Maka saya mempunyai kesempatan untuk belajar lebih banyak lagi tentang pendidikan anak usia dini ini.
pendidikan-anak-usia-dini
Setelah saya telusuri lebih dalam lagi tentang alasan kenapa pendidikan anak usia dini ini sangat penting sekali? Saya menemukan jawaban yang cukup menarik yaitu:
  1. Bahwa otak manusia itu berkembang sangat cepat hingga sekitar 80% ketika masih berusia 0-6 tahun. Karena pada usia dibawah enam tahun tersebut otak akan menerima dan menyerap berbagai macam informasi entah itu yang baik ataupun yang buruk. Nah pada saat itulah perkembangan fisik, mental, dan spiritual seorang anak mulai terbentuk.
  2. Berdasarkan sebuah hasil study penelitian menyebutkan bahwa 50 persen kapabilitas kecerdasan pada orang dewasa telah terjadi ketika masih anak-anak atau berumur sekitar 4 tahun. Dan telah terjadi perkembangan yang sangat pesat pada jaringan otak ketika anak berusia 8 tahun. Serta akan mencapai puncaknya ketika sang anak berusia 18 tahun. Sehingga setelah usia itu tidak akan terjadi perkembangan yang kognitif meskipun dilakukan perbaikan gizi dan nutrisi.
Sehingga di negara kita Indonesia sekarang ini telah digalakkan program pendidikan anak usia dini dengan harapan dan tujuan sebagai berikut:
  1. Membentuk anak indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Sehingga akan memiliki kesiapan yang optimal ketika memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan ketika dewasa nanti.
  2.  Membantu menyiapkan sang anak untuk mencapai kesiapan belajar akademik di sekolah, sehingga akan mengurangi usia putus sekolah, serta mampu bersaing secara sehat dijenjang pendidikan selanjutnya.
Lalu bagaimana jika seorang anak tidak mendapatkan pendidikan di usia dini?

Menurut Byrnes, yaitu seorang peraih gelar Women Of The Year Vitasoy di Australia, mengatakan bahwa seorang anak yang mendapatkan pendidikan usia dini dengan baik akan lebih belajar menjadi pribadi yang mandiri, pandai dalam bersosialisasi, lebih percaya diri, memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, mudah memperoleh ide, mengembangkan ide, cepat beradaptasi, serta lebih semangat dalam belajar.

Bagaimana cara memberikan pendidikan anak di usia dini?

Selain anda mempercayakan pendidikan anak usia dini anda pada Kelompok Bermain (KB), Taman Kanan-kanak (TK), Play Group, dan PAUD, tentu anda sebagai orang tua juga harus memiliki andil secara langsung dalam memberikan pendidikan kepada anak anda, khususnya balita. Karena bagaimanapun juga orang tua merupakan guru utama atau teladan utama bagi sang anak.

Yang pertama anda lakukan adalah dengan cara memberikan pendidikan karakter kepada sang anak yang menitik beratkan kepada 3 hal yang sering disebut dengan istilah triangle relationship atau 3 hubungan yang dialami oleh manusia yaitu:
  1. Hubungan dengan diri sendiri
  2. Hubungan dengan lingkungan (sosial dan alam sekitar)
  3. Hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa (Spiritual)
Tumbuhkan pemahaman yang positif kepada anak sejak usia dini, karena pemahaman yang positif akan berdampak positif bagi sang anak, sedangkan pemahaman yang negatif juga akan berdampak negatif bagi sang anak. Jangan memeri tekanan kepada sang anak baik secara halus maupun secara kasar, bantu dan arahkan sang anak untuk menemukan sendiri potensi didalam dirinya, sehingga anak anda akan mampu bereksplorasi dengan dirinya sendiri.

Ajarkan kepada sang anak untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan alam sekitar, tapi ingat bahwa lingkungan yang baik dan sehat akan menumbuhkan karakter sang anak dengan baik dan sehat, begitu pula sebaliknya, lingkungan yang tidak baik akan mempengaruhi karakter sang anak menjadi tidak baik pula. Seperti kata pepatah, bahwa bergaul dengan penjual minyak wangi kan ikut menjadi wangi, dan bergaul dengan tukang besi, akan ikut bau besi terbakar. Jadi hindarkan anak anda dari lingkungan dan pergaulan yang tidak baik.

Ajarkan kepada sang anak tentang membangun hubungan spiritual dengan Allah SWT dengan cara mengajarkan tentang tata cara beribadah, melaksanakan ibadah bersama-sama, memberikan contoh ibadah yang baik, serta implementasi ibadah terhadap kehidupan sosial. Sehingga anak anda akan menjadi seorang anak yang memiliki jiwa sosial dan spiritual yang baik, dan menjadi anak yang sholeh.

Itulah sedikit sekali ulasan tentang pendidikan anak usia dini yang dapat saya tuliskan hari ini. Mudah-mudahan dapat menjadi bahan renungan dan bahan pembelajaran bagi anda sebagai orang tua, atau calon orang tua. Agar supaya dapat memberikan pendidikan yang baik terhadap anak sejak usia dini.  

Back To Top