Suka Duka Hidup Dikampung Halaman Saya

Hidup dimanapun baik itu dikampung halaman ataupun dikota sebenarnya sama saja, pasti banyak mengalami berbagai macam hal baik suka maupun duka. Karena memang dalam kehidupan itu pasti ada suka dan ada duka, ada siang dan ada malam, ada baik juga ada buruk, dan kita semua pasti sudah mengetahui akan hal itu. Begitu pula dengan suka duka hidup dikampung halaman yang akan saya tuliskan pada artikel kali ini.
suka-duka-dikampung-halaman-saya
Sebagai seorang anak yang terlahir disebuah kampung dipinggiran kota wonogiri, saya selalu berusaha untuk menikmati setiap suka dan duka yang selalu datang silih berganti. Karena dari keduanya itu secara tidak langsung akan menjadi sebuah bahan pembelajaran sekaligus bekal bagi kehidupan saya kini dan nanti.

Ada banyak sekali kenangan suka duka dikapung halaman yang telah saya alami dan rasakan selama hidup dikampung halaman. Kenangan suka misalnya seperti bermain permainan tradisional sewaktu kecil yang saat ini sudah jarang bahkan hampir tidak pernah saya temui lagi anak-anak yang bermain permainan tradisional tersebut. Permainan tradisional seperti endok-endokan, bancakan, gobak sodor, main kelereng, main gambar, pistol-pistolan dari bambu apus, mandi dikali dan masih banyak lagi permainan tradisional yang kini hanya tinggal kenangan. Karena anak-anak sekarang lebih suka bermain game playstation, Gadget, dan permainan elektronik lainnya.

Kehidupan masyarakat dikampung saya waktu itu masih sangat menjunjung tinggi kebersamaan dan kegotong-royongan, misalnya seperti kerja bakti membersihkan lingkungan kampung yang dilakukan dengan suka rela, sambatan atau membantu tetangga yang sedang membangun atau memperbaiki rumah,  rewang (nyinom)  adalah gotong royong membantu tetangga yang sedang memiliki hajatan baik pernikahan, khitanan, kelahiran anak, dan yang lainnya. Semua itu dilakukan dengan kebersamaan dan penuh suka rela tanpa imbalan, hanya saling bergantian mana yang sedang membutuhkan bantuan.

Ketika kita memiliki makanan lebih, atau ketika memasak makanan sengaja kita lebihkan agar bisa berbagi kepada tetangga. Begitu juga sebaliknya tidak jarang kita mendapatkan kiriman makanan dari tetangga. Biasanya ketika ada tetangga yang memberi makanan, piring atau wadah sengaja tidak langsung dikembalikan, agar dilain waktu kita bisa gantian memberikan makanan sambil mengembalikan piring tersebut.
suka-duka-dikampung-halaman
Satu hal lagi yang masih selalu teringat oleh saya adalah ketika Bapak dan Ibu pulang kampung pasti tetangga-tetangga menyempatkan waktu main kerumah hanya untuk sekedar bersalaman, saling menanyakan kabar, dan ngobrol sambil makan dan minum oleh-oleh yang dibawa Bapak dan Ibu dari kota. Karena memang kedua orang tua saya waktu itu merantau atau berdagang ke kota jakarta, sedangkan saya ditinggal dikampung dengan kedua kakak saya, karena kami sekolah didesa, agar tidak terpengaruh dengan anak-anak kota yang waktu itu sedang musim tawuran. Jadi hampir setiap 1-3 bulan sekali, orang tua saya pasti akan pulang kampung menjenguk anak-anaknya.

Kesimpulannya adalah banyak sekali kenangan suka dikampung halaman terutama ketika saya masih kecil sampai remaja. Sedangkan duka dikampung halaman adalah ketika kita hendak bepergian agak sulit, karena belum ada kendaraan umum yang lewat, karena memang kampung saya terletak cukup jauh dari kota. Jadi ketika hendak bepergian harus naik motor sendiri, atau untuk yang tidak memiliki motor akan meminta tolong tetangga, dengan imbalan biasanya membelikan bensin, diajak makan, atau dibelikan rokok. Karena memang motor membutuhkan bahan bakar, dan sopirnya membutuhkan bahan bakar juga. hehehee..

Sekarang setelah dewasa saya harus ikut merantau ke jakarta bersama dengan kedua orang tua, tepatnya sejak lulu SMK saya langsung mengadu nasib ke ibukota. Meskipun sebenarnya saya cukup sering pulang kampung, tapi itu belum cukup untuk mengobati rasa rindu kampung halaman, karena saya memiliki cita-cita untuk kembali hidup dikampung halaman. Memiliki keluarga, rumah, dan usaha sendiri dikampung halaman.
Tag : Artikel
Back To Top